Cahaya Penerang Gulitamu
FLP Sumatra Utara
FLP Sumatra Utara

Tukang Bulanan Perdana FLP Wilayah Sumatra Utara Bahas Kiat Lulus GLN

Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Sumatra Utara gelar Tukang Bulanan perdana



sumut.flp.or.id,- Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Sumatra Utara gelar Tukang Bulanan perdana dengan mengusung tema “Kiat Khusus Menulis dan Lulus GLN” pada Ahad, 15 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Cahaya, Jl. Kiwi Tahap 2 Sei Sikambing B, Medan Sunggal.

Tukang merupakan akronim dari Temu Kangen. Kegiatan Tukang ini selain momen silaturahmi bulanan dan konsolidasi pengurus wilayah dan cabang, juga menjadi ajang pengecasan semangat dan produktifitas berkarya bagi para pengurus dan anggota FLP Wilayah Sumut dalam bingkai 3 pilar FLP; Keislaman, Kepenulisan, dan Keorganisasian. Pemateri di Tukang ini juga disebut tukang. Kegiatan ini nantinya akan rutin diadakan tiap bulan di Rumah Cahaya secara hibrida, luring dan daring.

Rangkaian acara dimulai pukul 12.00 WIB dengan tilawah Al-Qur’an. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua FLP Wilayah Sumatra Utara, Fuji Astuty. 

Dalam sambutannya, Fuji menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk membenahi budaya literasi sekaligus menumbuhkan semangat berkarya di kalangan anggota. 

Ia berharap kegiatan ini melahirkan karya-karya baru serta menjaga semangat menulis agar terus menyala dan mampu berpartisipasi dalam berbagai ajang literasi. Fuji juga menekankan pentingnya latihan berkelanjutan serta keberanian memunculkan ide-ide segar.

Sambutan ketua FLPSU

Memasuki sesi materi, acara berlangsung penuh antusias. Tukang Evyta Andriani Ritonga, S.T., memaparkan lima kiat khusus agar karya dapat lolos dalam ajang Gerakan Literasi Nasional (GLN), program pemerintah yang bertujuan membangun ekosistem literasi berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, numerasi, serta literasi digital.

Adapun lima kiat tersebut meliputi:

1. Penguatan Ide

Ide yang diangkat harus unik dan memiliki sudut pandang berbeda dari karya yang sudah beredar di pasaran.

2. Mengangkat Lokalitas

Penulis dianjurkan mengeksplorasi kekhasan daerah, baik dari sisi sosial, budaya, ekonomi, maupun lingkungan sebagai nilai pembeda.

3. Mematuhi Kaidah Kepenulisan

Penggunaan EYD, tata bahasa, serta tanda baca harus diperhatikan agar tulisan baku, sistematis, dan mudah dipahami pembaca.

4. Menjaga Alur Tetap Logis

Cerita yang menarik harus tersusun secara runtut, masuk akal, dan memiliki hubungan sebab-akibat yang jelas.

5. Memperkuat Riset

Penulis perlu melakukan riset mendalam agar tulisan lebih kaya, akurat, dan memberi manfaat bagi pembaca.

Penyampaian materi oleh Evyta AR

Acara yang berlangsung hingga pukul 16.30 WIB ini ditutup dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan sesi konsolidasi antardivisi kepengurusan. Diskusi dan masukan pun mengalir untuk memperkuat soliditas pengurus, dengan harapan program kerja dan koordinasi antarpengurus dapat berjalan lebih optimal serta efisien.

Kegiatan Tukang Bulanan ini diharapkan dapat konsisten berjalan sehingga mampu membangun kesolidan antarpengurus, kedekatan antaranggota, menghilangkan jarak serta rasa minder para anggota yang lama tak aktif, dan yang paling utama adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas karya anggota FLP se-Sumut.

(Humas FLP SU)


Posting Komentar